Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu
animasi  bergerak gif
Ayo baca sama Onet!

Minggu, 08 Maret 2020

Novel Bumi - Tere Liye

“BUMI”TERE LIYE


Hasil gambar untuk cover novel Bumi


Apa pun yang terlihat, boleh jadi tidak seperti yang kita lihat. Apa pun yang hilang, tidak selalu lenyap seperti yang kita duga. Ada banyak sekali jawaban dari tempat-tempat yang hilang."
- Tere Liye, Bumi

BLURB
Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas 10.
Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik 
kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, 
namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku 
menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. 
Teman-temanku baik dan kompak.

Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu 
hal. Sesuatu yang kusimpan sejak kecil. 
Sesuatu yang menakjubkan.

Namaku Raib. Dan aku bisa menghilang.

IDENTITAS BUKU

Judul                             : Bumi
Pengarang                     : Tere Liye
Penerbit                         : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit                  : 2014
Kota terbit                     : Jakarta.
Cetakan pertama           : tahun 2014
Tebal halaman              : 440 halaman.


Sinopsis

Novel “Bumi’ adalah novel karangan Tere Liye yang terbit tahun 2014 ini adalah buku pertama dari seri “BUMI” yang dilanjutkan dengan Bulan, Matahari, Bintang, Komet, dan yang terakhir Ceroz dan Batozar. Novel ini termasuk didalam genre fiksi fantasi. Novel ini bercerita tentang tiga sahabat, yaitu Raib, Seli, dan Ali.

Sebelum novel Bumi, Tere Liye juga sudah banyak menerbitkan novel – novel berkualitas. Sebagai contoh, Hafalan Shalat Delisa, Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin, Kau, Aku dan Sepucuk Angpao Merah, Pukat, Burlian, Eliana, Amelia, dan masih banyak yang lain.
Banyak dari Novel karangan Tere Liye masuk menjadi bestseller, karena novel – novel karangan Tere Liye memiliki kualitas yang bagus dan selalu mengangkat tema – tema yang unik dan jarang dipakai oleh penulis lain.

Diceritakan Raib adalah anak perempuan biasa namun sebenarnya ia memiliki kemampuan khusus, yaitu menghilang. Seli, teman baiknya, pun demikian. Ia adalah remaja perempuan biasa. Namun, ia bisa mengeluarkan petir dari tangannya. Mereka adalah sahabat, namun tidak saling tahu-menahu tentang kekuatan masing – masing.

Sementara Ali, Ali adalah anak yang sangat pintar, tapi saat berada di kelas tampang pintarnya itu lenyap seketika digantikan dengan rambut berantakan tak terurus dan baju seragam yang aut-autan. Ali pikir ia hanya makhluk tanah biasa, namun tanpa ia tahu, sebenaranya ia bisa menjadi seperti teori ikan buntal miliknya : berubah menjadi besar berkali – kali lipat dari awal tubuhnya. Ali, remaja 15 tahun, dapat berubah menjadi beruang raksasa saat Ia tidak bisa mengontrol emosinya. Ia baru tau mengenai hal tersebut di detik – detik terakhir kisah ini.

Mereka memang tidak paham tentang dunia klan lain, namun secara tiba – tiba mereka terseret ke dunia klan Bulan dan dengan bantuan Ilo, Ayah Ily dan cucu cucunya Av, mereka harus berjuang untuk melawan Tamus, sosok tinggi kurus yang selalu memakai pakaian hitam – hitam.
Tamus menginginkan ‘Buku Kehidupan’ milik Raib untuk membuka portal menuju Penjara Bayangan di Bawah Bayangan. Tamus ingin pergi kesana untuk bertemu dengan “Si Tanpa Mahkota" dan menguasai tiga klan, Klan Bulan, Klan Matahari, dan Klan Bumi.

Entah datang keajaiban darimana, di detik – detik terakhir transformasi Ali terungkap. Di detik terakhir itu, beruang raksasa muncul dan menggagalkan rencana Tamus dengan melemparnya masuk ke Penjara Bayangan di Bawah Bayangan.
Namun, hal ini tidak semudah demikian.walaupun Tamus masuk ke Penjara Bayangan di Bawah Bayangan, ia juga membawa ‘Buku Kematian’. Hal inilah yang menjadi kecemasan bagi Miss Selena, Raib, Seli, Ali, dan Av.

Petualangan mereka belum berakhir sampai disitu, kisah selanjutnya berlangsung di buku “Bulan”.




don't forget to keep reading.
ciao!








🖤🖤🖤🖤🖤

Kamis, 05 Maret 2020

The Chronicle of a 35-Year-Old Woman


Judul : The Chronicle of a 35-Year-Old Woman
Penulis : Kincirmainan
Penerbit : BIP Gramedia
Tebal : 242 Halaman

BLURB

Kikan, 35 tahun, seorang wanita karier yang molek dengan karakter work hard, play hard. Kikan masih melajang karena jera dengan hubungan asmaranya yang sudag-sudah, dan Andre "Si Blasteran Siluman Anjing Pemburu" adalah penyebabnya.

Bertahun-tahun Kikan tidak kunjung menemukan lelaki yang bisa memantapkannya. Sampai tib-tiba juniornya di kantornya nekat melamar. Dialah Pras, lelaki introver yang usianya delapan tahun lebih muda darinya. Tapi, bersama dengan Pras belum meyakinkannya seratus persen. Ditambah urusan dengan mantannya yang belum tuntas.

Kikan akhirnya harus memilih, mengakhiri penantiannya atau...

- - - - - - - -

Kikania Armanidyah, cewek yang udah berusia 35 tahun, yang bisa dibilang nggak peduli sama cinta sejati dan tetek bengeknya, meskipun sedikit berharap, dia akan menyusul Gita, sahabatnya yang sudah memiliki 3 anak, minus dengan payudara pepaya bangkok dan menurun 15 senti. Masa lalunya bisa dibilang cukup menyedihkan. Hal inilah yang membuatnya jadi 'mati rasa' terhadap yang namanya laki-laki. Apalagi setelah kejadian hubungannya dengan Andreas, laki-laki yang disebut ular licik.
"Maafkan aku Kikan. Tapi aku tidak ingin menyerahkanmu kepada siapa pun. Tidak untuk kedua kalinya, kepada bajingan yang sama." — P. 77
Prasetyo, junior Kikan. Laki-laki yang selalu sarapan dengan donat lemon dan teh tawar. Laki-laki yang nggak banyak ngomong, dan kabarnya dia anak band! Meskipun begitu, Kikan sangat ragu, apalagi Kikan yakin banget, kalau Pras nggak ngelirik ke arahnya sekalipun! Dan tiba-tiba juga, Pras langsung nglamar dia. Meskipun nggak romantis-romantis amat.

Nggak hanya ngebahas kejombloan Kikan dan segala kerumitannya, tapi juga ngebahas Andre, mantannya yang masih mengharapkannya, dan juga Pras dan masa lalu Pras dan Andre yang ternyata cukup rumit dan terlalu banyak manipulasi di sana-sini.


Jadi, setelah novel ini rame diperbincangkan banyak orang di timeline, akhirnya aku memutuskan beli! Hahaha.. Selain covernya yang lucu, judulnya cukup menarik. Dapet bonus, ceritanya romance dewasa! Bahagia deh akunya. Nggak cuma itu aja, kita juga jadi tahu, kenapa cewek pinter dan berkarier itu susah dideketin? Atau apa alesan cewek menjomlo sekian lama? Belajar untuk nggak nge-judge pilihan nggak menikah. Meskipun menurut adat timur itu masih aneh. Apalagi udah cukup umur.

Menurutku, novel ini tuh seru banget. Meskipun pas awal aku dibikin bertanya-tanya, kenapa si Andre ini? Masa lalu apa yang dipunyai Andre sama Kikan? Kenapa Pras tiba-tiba nglamar? Kan nggak masuk akal tuh, masa iya cuma sekadar kenal di kantor aja, chattingan nggak pernah, tiba-tiba  langsung ngasih cincin aja. Kan aneh. Untuk penokohan sendiri, cukup kuat loh. Bagaimana suasana di kantor, peran untuk Kikan, Pras dan juga Andre. Dan nggak hanya itu juga, dengan mengambil sudut pandang orang pertama dari ketiganya, jadi bikin kita tau, apa-apa aja masalah mereka, apa yang mereka alami dan alesan mereka semua! Termasuk rahasia yang nggak diceritain ke Kikan.

Jadi, menurutku, buat kalian-kalian yang penasaran banget sama novel ini, rekomen sekali! Karena apa ya, nyeritain nggak cuma pure romance aja, tapi juga rumitnya kehidupan yang sebenernya gitu. Nggak cuma itu aja sih, kita juga diajak ketawa-ketiwi sama kelakuan Mama Kikan yang pikun tapi koplak abis. Haha..

Quotable :
"Aku cinta sama kamu, makanya kamu kelihatan menyenangkan dan bikin aku bahagia." — P. 30

"Yang gue ingat dari cinta itu selalu rasa sakitnya, Git. Tapi kenapa gue terus-terusan berani jatuh cinta, ya?" — P. 117

"Itu manusiawi, Sayang... Mungkin udah saatnya lo berhenti lari dari rasa sakit dan menghadapinya. Enggak ada hubungan yang sempurna. Semua itu satu paket. Kalau lo terus lari, ya itu tadi, lo cuma akan ngerasain pahitnya kegagalan. Padahal keberhasilan akan terasa manis kalau lo bisa bangkit dari kegagalan." — P. 118

"Sekarang lo nunggu dia telepon duluan? Buat apa? Buat ngaku kalah sama keegoisan lo? Mungkin aja dia akan lakuin itu, tapi gue bilangin lo, it doesn't make you a winner. There won't be no future in love with winner. It has to be equal." — P. 118

"Wanita yang hebat bukanlah wanita yang tidak pernah berbuat kesalahan, wanita yang hebat adalah mereka yang mau mengakui kesalahan mereka dan berusaha memperbaikinya. Mungkin tidak dengan lelaki yang sama, tapi dengan kehidupan di masa yang akan datang." — P. 192

"...Kadang cinta cuma masalah momennya tepat atau enggak aja. Enggak melulu soal zodiak yang cocok atau reaksi kimia atau debaran jantung belaka. Asal lo bisa dapetin momen yang tepat, cinta itu pasti bisa lo tangkap, Kan. Jangan sampai momen kalian hilang gitu aja karena lo sibuk mikirin dia masih mau balikan atau enggak sama lo." — P. 204
"I will love you, through your flase, your stupidity, your idiocy, your everything. But promise me one thing. Don't you ever tell me to let go off your hand after this. Or I will not forgive you." — P. 232

 sumber : http://whatsgabyread.blogspot.com/2018/06/review-chronicle-of-35-year-old-woman.html

Harus Nurut sama Bos!

Resign! Karya Almira Bastari

Hasil gambar untuk Resign! almira bastari
Judul                            : Resign!
Pengarang                   : Almira Bastari
Penerbit                       : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit                 : 2018
Jumlah Halaman          : 288 halaman

“Hanya anak buah yang wajib lapor. Sementara kalau bos tahu, anak buah belum tentu tahu.” –Cungpret yang terkejut

Novel ini bercerita tentang empat orang anak buah yang bekerja di perusahaan konsultan terbaik nomor 3. Mereka selalu diminta bekerja cepat dan di bawah tekanan yang hebat. Oleh karena itu Alranita, salah satu Cungpret—sebutan untuk empat orang ini—hampir setiap hari lembur. Itulah alasannya dia ingin resign. Begitu juga dengan tiga orang lainnya, Carlo, Karen, dan Andre. Mereka juga punya alasan untuk resign. Bahkan, sampai membuat taruhan siapa yang resign paling terakhir, dia harus traktir di tempat makan termahal.
Namun, dalam perjalanan mereka mencari pekerjaan baru sebelum resign selalu gagal karena Tigran, bos mereka, seolah-olah mengetahui gerak-gerik anak buahnya. Sampai pada akhirnya terdapat kejutan di akhir, Tigran yang lebih dahulu resign.
Novel ini tidak hanya bercerita tentang kehidupan kantor, tetapi juga gosip-gosip manis yang selalu dibahas oleh The Cungpret.  Novel ini menyenangkan untuk dibaca dan tidak ada bagian yang terkesan dipaksakan. Penulis menggunakan sudut pandang pertama yang membuat pembaca ikut merasakan emosi dan merutuki kebodohan Alranita.
Ada satu bagian yang kupikir adalah plot twist, yaitu ketika Tigran sakit. Hari itu Alranita berpura-pura sakit seharian, tetapi malam harinya saat lembur justru Tigran yang kesakitan di bagian perut. Berkali-kali aku menduga akan ada tawa Tigran yang melihat kepanikan Alranita ternyata tidak ada sama sekali. Sampai bagian dokter mengumumkan Tigran harus dioperasi secepatnya pun masih tidak percaya mengingat watak Tigran yang seolah-olah bos tidak mungkin sakit dan seperti ingin membuktikan kalau Alranita hanya berpura-pura sakit.
Meski tidak sesuai harapan, di situlah letak yang membuat penasaran pembaca. Alurnya cepat dan tidak bisa ditebak. Penulis selalu berhasil membuat kejutan di saat yang tepatNovel ini sangatrecommended untuk dibaca.

Selasa, 21 Januari 2020

Gustira - persahabatan dan cinta

Mengulik Romantisme dan Persahabatan Gusti

Penulis                                : Kata Kokoh
Penerbit                               : Pastel Books
Terbitan                               : Cetakan Pertama, 2019
Halaman                              : 352 Halaman
ISBN                                   : 978-602-6716-46-0

Paris Van Java, Bandung dan segala sisi romantismenya. Bukan hanya Yogyakarta yang memiliki banyak kisah romantis, Bandung seakan hadir dengan kacantikan kotanya. Semua kisah yang terjadi, tempat-tempat yang mendukung bagaimana sebuah kisah cinta menjadi alur yang sangat indah dan penuh makna. Kata Kokoh kembali dengan novel terbarunya yang berjudul Gustira. Rupaanya penulis satu ini memang sangat sukses dengan kisah-kisah remaja yang ia tulis. Mulai dari Senior Series yang menjadi best seller, novel ini rupanya akan mengikuti jejak tiga novel sebelumnya.

“Semua orang mah pasti suka sama yang apa adanya, tapi kenyataanya teh yang apa adanya akan tetap kalah sama yang sempurna.” –Hal. 214

Gustira, Gusti dan Ira. Gusti sendiri hanya lelaki biasanya yang tidak terlalu tampan. Namun beberapa temannya percaya bahwa Gusti itu karismatik dan menyenangkan. Meski hal itu tidak langsung dipercayai oleh Ira. Seorang siswi yang memiliki nasih sial karena selalu diganggu oleh Gusti. Semuanya berawal dari Ira yang harus menggantikan Gusti untuk bertemu dengan Mahesa dan Gusti. Dari sana, hari-harinya berubah 180 derajat. Gusti selalu berada di sekitarnya dan membuatnya jengkel. Meski begitu, anehnya Ira tidak benar-benar merasa terganggu dan tidak berusaha menjauhi Gusti.

Lelaki yang humoris dan konyol. Paket lengkap yang membuat teman-temannya terhibur dengan sikap Gusti. Selalu ada saja sikap Gusti yang membuat sekitarnya terhibur. Aneh, itulah penilaian dari Ira. Meski lambat laun, Ira mula terbiasa dengan sifat tersebut.

“Bahwa rasa tidak suka, bukan alasan untuk kita membenci seseorang atau sesuatu dalam hidup. Namun, untuk membuat kita mengerti bahwa ada sudut lain dalam kehidupan layaknya utara dengan selatan, timur dan barat.” – Hal. 314

Sama halnya menurut banyak orang, benci dan cinta hanya dua sisi mata logam. Tidak ada yang membedakannya kecuali sisi yang berlawanan. Rasa yang Ira miliki perlahanan mulai merasa tak menentu. Bagaimana perasaannya yang hampa saat Gusti menjauh darinya dengan alasan yang Ira tak ketahui. Bagaimana Ira yang selalu bisa merasa takjub saat melihat sisi-sisi Gusti yang lain.

Gusti yang selalu ingin menjadi yang terbaik untuk Ira, menjaga perempaun yang ia cintai dengan caranya sendiri. Meski sebenarnya, setiap cerita selalu memiliki endingnya sendiri. Tak ada orang yang bisa menetukan akhir dari kisah tersebut selain Tuhan dan penulisnya sendiri,

Humor yang benar-benar renyah. Karakter Gusti dalam novel ini benar-benar sangat kuat. Bagaimana penulis menyediakan alur yang mampu membuat pembaca ikut masuk ke dalam cerita. Kadang, pembaca akan menjadi Ira yang tersipu setiap diganggu Gusti. Di beberapa kesempatan, pembaca juga bisa menjadi Gusti dengan tingkah konyolnya. Bahkan Gusti hampir sama seperti Dilan, tapi dalam versi Kata Kokoh, bukan Pidi Baiq.

Dari novel Gustira ini, banyak hal yang dapat kita petik sebagai pesan dan amanat yang memang sengaja penulis sisipkan dari alur yang sudah tersusun dengan sedemikin rupa. Tentang kesederhanaan yang diajarkan oleh Gusti. Meskipun Gusti adalah anak orang kaya, ia tidak pernah sombong dan menampilkan kekayaannya. Malah Gusti tampil seperti orang kebanyakan, sederhana.

Ira yang selalu tenang dalam menghadapi masalah. Dan bagaimana kuatnya sebuah hubungan persahabatan antara semua tokoh di sana. Di mana satu masalah, mereka pikul bersama dan saling menguatkan.

Gustira memang sangat cocok untuk remaja yang sekarang  pastinya sudah mulai mengenal cinta dan sahabat.

Selasa, 14 Januari 2020

Welcome guys :)

HELLO GUYSSS

What's going on? How's everything?
I hope it's okay.

So, because now you're visiting my blog,
Enjoy this day!


love,
Arra.

Selasa, 07 Januari 2020

Edensor - Buku Ketiga Tetralogi Laskar Pelangi

Edensor - Buku Ketiga Tetralogi Laskar Pelangi



Judul Buku                  : Edensor
Pengarang                   : Andrea Hirata
Penerbit                       : PT. Bentang Pustaka
Cetakan                       : Cetakan ke-18 November, 2008
Kota Terbit                  : Bandung
Tebal Halaman            : 294
Nomor ISBN               : 978-979-1227-02-5

Sinopsis :

Novel berjudul Endesor ini merupakan bagian dari serangkaian seri tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Endesor sendiri merupakan rangkaian ke tiga. Tokoh utama pada novel ini masih Ikal dan juga Arai, sepupunya. Secara umum novel ini bercerita mengenai kehidupan pendidikan Arai juga Ikal yang berhasil melanjutkan kuliahnya di Eropa. Sebelum berangkat ke sana, mereka berpamitan pada gadis pujaan mereka yakni Zakia Nurmala juga A Ling. Meski Zakia cuek menanggapi kepergian Arai, tetapi gadis itu tetap terbawa di hatinya. Demikian pula dengan Ikal. Meski tak bertemu dengan A ling, ia tetap memendam cinta.
Sesampainya di Belanda, mereka berdua dijemput seorang wanita berparas menawan bernama Mrs. Famke Somers yang mengantarkannya ke sebuah flat sewaan tempat mereka akan menginap. Sayangnya, karena kesalahpahaman mereka berdua diusur dari tempat tersebut dan menghabiskan malam pertama di taman kota di tengah kedinginan yang menusuk tubuh. Udara tak bersahabat tersebut bahkan membuat Ikal seolah sekarat. Keesokan harinya, mereka berjalan-jalan ke pusat kota. Namun dengan penampilan mereka yang kusut, banyak petugas yang menaruh curiga dan menggeledah mereka berdua. Pertolongan kemudian datang setelah Erika, sekretaris Dr. Woodward ditugaskan menjemput mereka dan mengantarkannya kembali ke flat.
Selang beberapa waktu, perkuliahan dimulai. Mereka dipertemukan orang-orang dari berbagai bangsa. Ikal bertemu dengan seorang gadis Jerman bernama Katya yang memiliki rupa sempurna. Katya kemudian menjalin kasih dengan ikal. Hanya saja, rasa cintanya pada A Ling membua Ikal tak sanggup menjalani kisah tersebut lebih lama. Ia akhirnya memutuskan untuk berteman saja dengan Katya. Ikal memang sangat mencintai A Ling. Sayangnya ia tak tahu dimana keberadaan wanita bermata segaris itu. Ia hanya tahu A Ling meneruskan sekola tata busananya. Ikal sangat ingat, ia pernah membaca novel yang berkisah tentang sebuah kampung indah bernama Endesor. A Ling sangat ingin ke tempat tersebut.
Dalam perjalanan masa kuliah, Ikal dan teman-temannya dilingkupi kebosanan sehingga mereka memutuskan untuk melakukan taruhan mengelilingi Eropa selama 3 bulan. Di dalam perjalanan ia melewati sebuah desa yang sangat indah dan memutuskan untuk singgah. Ia tak tahu nama tempat itu, dan saat bertanya ia terkejut sebab tempat itu bernama Endesor.
Kesan : 
Menurut Saya, Novel Edensor termasuk novel yang sangat apik. Novel ini dapat menceritakan kisah seorang rantau dengan segala keluh kesahnya. Cocok dan bagus dibaca oleh segala usia. Novel ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dan tidak putus asa dalam perjalanan mencapai tujuan dan cita-cita